Monday, December 10, 2018

PERAWATAN CABE AGAR PANEN BERLIMPAH

Tentunya bagi petani cabai sudah paham akan cara cara perawatan cabai agar berbuah maksimal.bagaimana dengan kita kita yang bukan petani cabai , tapi tenang saja mari kita belajar bersama berladang cabai dan panen yang di hasilkan melimpah ruah, bagaimana caranya . Monggo kita simak bersama
Panen melimpah


  1. Lakukan penyiangan secara berkala. Penyianggan ini bertujuan untuk membasmi hama yang ada pada cabai, terutama hama yang sangat terkenal yaitu Gulma yang merupakan musuh terbesar para petani. Penyiangan hendaknya di lakukan secara manual jangan meggunakan bahan kimia , penggunaan bahan kimia sangat berbahasa bagi cabai kecil. Gunakan penyiangan rumput menggunakan cangkul sabit . Lakukan penyianggan (pembasmian) rumput yang ada di sekitar cabai sesering mungkin karena pertumbuhan rumput lebih cepat dari pada cabai .
 2.  Beri pupuk secukupnya.
          Pemupukan sangat penting bagi setiap tanaman terutama bagi tanaman budidaya seperti lombok atau cabai karena pupuk adalah bahan nutrisi bagi tanaman.
Pemupukan bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk kimia. Sayangnya pupuk kimia bisa di beli dengan harga mahal . Saran penulis karena cabai termasuk tanaman organik maka sebaiknya menggunakan pupuk organik selain harganya murah pupuk ini mudah di dapat contohnya kotoran hewan kambing

3. Ketika mulai tumbuh besar topang batang dengan kayu agar tidak roboh ketika adda angin dan hujan lebat

4. Lakukan penyiraman secara rutin
   Penyiraman yang di lakukan saat musim hujan dan musin kemarau tentunya sangat jauh berbeda. Yang harus lebih di perhatikan adalah penyiraman di waktu kemarau karena harus di lakukan setiap hari pagi dan sore . Agar tanaman tidak layu karena kekurangan air . Sedangkan penyiraman yang di lakukan waktu musim penghujan hanya di siram sesuai kebutuhan.

Bahan yang di gunakan untuk menyiram bisa air atau perpaduan antara pupuk organik atau kimia

5. Lakukan penyemprotan memggunakan insectisida khusus ulat .

Hama lain yang sering mengganggu pohon cabai adalah TUNGAU hama ini menyerah pada daun cabai yang menyebabkan dau kriting dan menggulung, tungau yang menyerang pohon cabai berwarna kuning dan merah.obat yang di gunakan juga sama yaitu insectisida khusus tungau

 Kutu Daun adalah  hewan yang menyerap bagian batang muda dan daun,  hewan ini dapat memperlambat pertumbuhan cabai. Indikasi penyakit ini dapat di tandai dengan munculnya gerombolan semut merah, karena kutu daun tersebut menghasilkan glukosa yang menjadi pemikat para semut . Cara mengatasi hama ini dengan cara di semprot menggunakan isectisida .

 Semoga tips diatas dapat membatu para pembaca . Lakukan tips tersebut secara rutin agar dapat menghasilkan panen yang melimpah

Tuesday, December 4, 2018

Hukum Mim Mati Dan Alif Lam

Setelah Kita menguasai Hukun Nun sukun atau tanwin, maka langkah selanjutnya adalah mempelajari Hukum Mim mati. Hukum mim mati atau sukun (م) apabila bertemu dengan Salah satu huruf hijaiyah maka hukum bacaanya ada 3 yaitu ;

  1. Idgham mimi
  2. Ikhfa'syafawi
  3. Idzhar syafawi
a) Idgham mimi
                    menurut bahasa idgham artrinya memasukkan sedangkan mimi adalah bangsa mim , menurut istilah adalah apabila ada mim sukun (م) bertemu dengan mim (م) berharokat.
contohnya

contoh idgham mimi

b) Ikhfa' Syafawi
                    Menurut bahasa ikhfa' artinya samar dan Syafawi adalah bangsa bibir. sedangkan ikhfa' syafawi menurut istilah adalah apabila  ada mim sukun (م) bertemu dengan ba' (ب)
contohnya:

c) Idhar Syafawi
                   Menurut bahasa Idhar Sayafawi adalah jelasa dan syafawi adalah bangsa bibir. sedangkan menurut istilah adalah apabila  ada mim sukun (م) bertemu dengan huruf selian mim (م) dan ba' (ب) hururnya ada 26 yaitu :


huruf huruf dan contoh idhar syafawi

Monday, September 24, 2018

Penjelasan Ulama Mengenai Maulid Nabi Muhammad SAW

    Bulan rabi'ul awal atau bulan Mulud (bahasa jawa) adalah bulan yang istimewa, bagaimana tidak istimewa bulan ini adalah bulan kelahiran manusia paling sempurna manusia pilihan dan utusan alloh swt. Pada abad 1400 yang lalu tepatnya pada hari senin rabi'ul awal 576 M, baginda Nabi besar Muhammad SAW dilahirkan dari pasangan sayyidah Aminah dan sayyid Abdulloh Radliya allohu 'anhuma.

    Setiap tahun dari kelarihan beliau selalu di peringati dan di rayakan di seluruh penjuru dunia. Lantas bagaimana pendapat para ulama madzhab mengenai perayaan Maulid Nabi ? Berikut ini penjelasannya

Pendapat Al-Imam al-Suyuthi dari kalangan ulama’ Syafi’iyyah mengatakan:

هُوَ مِنَ الْبِدَعِ الْحَسَنَةِ الَّتِيْ يُثَابُ عَلَيْهَا صَاحِبُهَا لِمَا فِيْهِ مِنْ تَعْظِيْمِ قَدْرِ النَّبِيِّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَإِظْهَارِ الْفَرَحِ وَالْاِسْتِبْشَارِ بِمَوْلِدِهِ الشَّرِيْفِ

Yang artinya “Perayaan maulid termasuk bid’ah yang baik, pelakunya mendapat pahala. Sebab di dalamnya terdapat sisi mengagungkan derajat Nabi Saw dan menampakan kegembiraan dengan waktu dilahirkannya Rasulullah Saw”.

Bahkan setiap tempat yang di dalamnya dibacakan sejarah hidup Nabi Saw, akan dikelilingi malaikat dan dipenuhi rahmat serta ridla Allah Swt. Pendapat Al-Imam Ibnu al-Haj ulama’ dari kalangan madzhab Maliki mengatakan:

مَا مِنْ بَيْتٍ أَوْ مَحَلٍّ أَوْ مَسْجِدٍ قُرِئَ  فِيْهِ مَوْلِدُ النَّبِيِّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ إِلَّا حَفَّتِ الْمَلاَئِكَةُ أَهْلَ ذَلِكَ الْمَكَانِ وَعَمَّهُمُ اللهُ تَعَالَى بِالرَّحْمَةِ وَالرِّضْوَانِ

Yang Artinya “Tidaklah suatu rumah atau tempat yang di dalamnya dibacakan maulid Nabi Saw, kecuali malaikat mengelilingi penghuni tempat tersebut dan Allah memberi mereka limpahan rahmat dan keridloan”.

pendapat  Syaikh Ibnu ‘Abidin dari kalangan hanafiyah mengatakan:

اِعْلَمْ أَنَّ مِنَ الْبِدَعِ الْمَحْمُوْدَةِ عَمَلَ الْمَوْلِدِ الشَّرِيْفِ مِنَ الشَّهْرِ الَّذِيْ وُلِدَ فِيْهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ

Yang artinya “Ketahuilah bahwa salah satu bid’ah yang terpuji adalah perayaan maulid Nabi pada bulan dilahirkan Rasulullah Muhammad Saw”.

PendapatAl-Imam Ibnu Taimiyyah dari kalangan madzhab Hanbali mengatakan:

فَتَعْظِيْمُ الْمَوْلِدِ وَاتِّخَاذُهُ مَوْسِمًا قَدْ يَفْعَلُهُ بَعْضُ النَّاسِ وَيَكُوْنُ لَهُ فِيْهِ أَجْرٌ عَظِيْمٌ لِحُسْنِ قَصْدِهِ وَتَعْظِيْمِهِ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ

Yang artinya “Mengagungkan maulid Nabi dan menjadikannya sebagai hari raya telah dilakukan oleh sebagian manusia dan mereka mendapat pahala besar atas tradisi tersebut, karena niat baiknya dan karena telah mengagungkan Rasulullah Saw”.

 Dari pendapat diatas bisa disimpulkan bahwa perayaan maulid Maulid nabi Muhammad SAW adalah perbuatan bid'ah hasanah (di sunnahkan). Meski perbuatan ini tidak pernah dilakukan di masa rosululloh tetapi di dalamnya terdapat sisi mengagungkan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw.


Saturday, September 22, 2018

Hukum Bacaan Nun Sukun atau Tanwin

    Hukum nun mati (nun berharokat sukun) atau tanwin merupakan pelajaran dasar dalam ilmu tajwid. hal ini sangat penting untuk di pelajari agar tidak fatal dalam pelafadan huruf dan bacaan al qur'an. Apabila salah dalam melafadkan atau mengucapkan huruf maka akan merubah arti . Di dalam kitab syifaul jinan hukum nun mati atau tanwin apabila bertemu dengan huruf hijaiyah maka hukum bacaannya ada 5 yaitu ;

1. idzar Halqi.                                                                Idzhar menurut arti bahasa adalah jelas atau terang sedangkan halqi adalah tenggorokan jadi dapat di simpulkan dari pengertian di atas bahwa huruf idzhar halqi adalah huruf-huruf yang makhorijul hurufnya (tempat keluar huruf) dari tenggorokan. sedangkan pengertian idzhar menurut Istilah adalah  apabila ada tanwin atau nun sukun bertemu dengan huruf idzhar yang enam.
     Huruf idzhar jugadi sebut huruf halqi, huruf idhar ada 6 (enam) yaitu ; أ،ه،ح،خ،ع،غ
Contoh;
      مِنْهُ ( Nun mati bertemu dengan huru ه )

2. Idghom bighunnah
          Idghom menurut bahasa adalah memasukkan sedangkan bighunnah adalah dengan dengung jadi pengertian idghom bighunnah adalah Memasukkah dengan dengung . Sedangkan menurut istilah adalah apabila nun sukun atau tanwin bertemu sengan salah satu huruf idghom bighunnah .
    Huruf idghom bighunnah ada 4 yakni ; ي،ن،م،و atau biasa di singkat  يَنْمُوْ
Contoh ;
       مَنْ يَقُوْلُ   (Nun mati bertemu dengan ي)

3. Idghom bilaghunnah
         Idghom menurut bahasa adalah memasukkan sedangkan bilaghunnah adalah Tanpa dengung jadi pengertian idghom bilaghunnah adalah Memasukkah Tanpa dengung . Sedangkan menurut istilah adalah apabila nun sukun atau tanwin bertemu sengan salah satu huruf idghom bilaghunnah. Nama lain dari indghom bilaghunnah adalah Idghom bighoiri Gunnah.
    Huruf idghom bilaghunnah ada 2 yakni ; ل،ر atau biasa di singkat  لَرِ
Contoh ;
       مِنْ رَّبِّهِمْ   (Nun mati bertemu dengan ر)

4. Iqlab
       Iqlab  menurut bahasa adalah membalik. Sedangkan menurut istilah iqlab adalah apabila nun sukun atau tanwin bertemu sengan salah satu huruf iqlab. Cara membacanya yaitu Mengganti suara Nun sukun Menjadi Mim mati
    Huruf iqlab ada 1 yakni ; ب
Contoh ;
       مِنْ بَعْدِ (Nun mati bertemu dengan ب )

5. Ikhfa'
         Ikhfa' menurut bahasa adalah samar. Sedangkan menurut istilah adalah apabila nun sukun atau tanwin bertemu sengan salah satu huruf ikhfa'.
    Huruf idghom bilaghunnah ada 15 yakni ; (ت،ث،ج/د،ذ،ز/س،ش/ص،ض/ط،ظ/ف،ق،ك)
Contoh ;
        لِكُلٍّ جَعَلْنَا  (tanwin bertemu dengan ج)


Sifat Huruf-huruf Hijaiyah Beserta Contohnya

1. Pengertian Sifat

Sifat Menurut arti Bahasa adalah Sesuatu yang melekat atau menetap pada sesuatu uang lain. Dalam hal ini yang di maksud sesuatu yang lain adalah Huruf hijaiyah. Sedangkan menurut istilah adalah an istilah, sifat adalah :

اَلصِّفَةُهِىَ كَيْفِيَّةٌعَارِضَةٌلِلْحَرْفِ عِنْدَحُصُوْلِهِ فِى 

الْمَخْرَجِ مِنَ الْجَهْرِوَالرَّخَاوَةِوَالْهَمْسِ وَالشِّدَّةِونَحْوِهَا

“Sifat adalah cara baru bagi keluarnya huruf ketika sampai pada tempat keluarnya, baik berupa jahr, Rakhawah, Hams, Syiddah dan sebagainya.”


Dalam menentukan Jumlah sifat-sifat huruf para Ulama berkhilafiyah sebagianmenetapkan 19 sifat dan ada yang 18,17,16,14 sifat bahkan ada yang menetapkan 44 sifat.dari Dari sifat-sifat huruf yang ada, maka tiap-tiap huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an paling sedikit mempunyai 5 sampai 7 sifat. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas sebanyak 19 sifat-sifat huruf yang lebih umum dibahas oleh ahli qiraat.

2. . Tujuan Mempelajari Sifat-sifat huruf


Tujuan dari mempelajari dan mengetahui sifat-sifat huruf hijaiyah sangatlah penting, sebab dengan mengetahui sifat-sifat itu maka pembaca dapat melafalkan huruf hijaiyah dengan baik, serta menghindari kekaburan antara pembacaan huruf satu dengan huruf yang lain. Misalnya antara membaca huruf “syin” dengan “sin”, “dal” dengan “dzal”, dan sebagainya.karena kefatalan dalam mengucapkan huruf hijaiyah akan merubah arti dan berdosa bagi sang pembaca. Sifat-sifat huruf hijaiyah di bagi menjadi dua yaitu sifat yang berlawanan dan sifat yang tidak berlawanan.

3. SIFAT-SIFAT HURUF YANG BERLAWANAN


1. جَهْرٌ (jahar) = Jelas. Maksudnya ialah membunyikan atau melafatkan huruf dengan tidak berdesis dan nafas tertahan, dan tidak di masukkan ke hidung sehingga bunyi terdengar lebih jelas dan bersih. Hurufnya ada 19 yaitu : عَظُمَ وَزْنُ قَارِئٍ ذِيْ غَضٍّ جِدٍّ طَلَبَ


2. هَمْسُ (hamas) = Samar. Maksudnya ialah membuinyikan atau melafalkan huruf dengan berdesis dan nafas terlepas, sehingga bunyi huruf terdengar agak samar. Hurufnya ada 10 yaitu : فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتَ


3. شِدَّةٌ (siddah) = Kuat. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf dengan menahan suara dan lebih kuat tertahannya ketika mati atau waqaf. Hurufnya ada 8 yaitu : اَجِدُ قِطَّ بَكَتْ


4. رَخَاوَةٌ (Rakhawah) = Lunak. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf dengan suara terlepas, bersamaan beserta huruf itu. Hurufnya ada 16 yaitu :


. خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍ


5. اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’)= Terangkat. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf dengan mengangkat pangkal lidah ke langit-langit mulut, sehingga bunyi huruf menjadi lebih tinggi, tebal dan berat. Hurufnya ada 7 yaitu : خُصَّ ضّغْطٍ قِظْ


6. اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf dengan menurunkan pangkal lidah ke dasar lidah, sehingga bunyi huruf menjadi rendah, tipis dan ringan. Hurufnya ada 22 yaitu :


. ثَبَتَ عِزُّ مَنْ يُجَوِّدُ حَرْفَهُ اِنْ سَلَّ شَكَا


7. اِطْبَاقٌ (ithbaq) = Tertutup. Maksudnya ialah membnyikan huruf dengan melengkungkan keliling lidah ke langit-langit mulut, sehingga bunyinya lebih besar dan berat. Hurufnya ada 4 yaitu : صَضْطَظَ


8. اِنْفِتَاحٌ (infitah ) = Terbuka. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf dengan pertengahan lidah terbuka lebar (tidak melengkungkan keliling lidah ke langit-langit), sehingga bunyi huruf lebih kecil dan ringan. Hurufnya 25 yaitu:


. مَنْ اَخَذَ وَجَدَ سَعَةً فَزَكَا حَقٌّ لَهُ شُرْبُ غَيْثٍ


9. اِصْمَاتٌ (ishmat)= Diam atau menahan. Maksudnya ialah membunyikan atau melafafkan huruf dengan berat dan tertahan. Hurufnya ada 23 yaitu :


. جَزُّ غِشَّ سَاخِطٍ صَدَّ ثِقَةٍ اِذْوَعَظَهُ يَحُضُّكَ


10. اِذْلاَقٌ (idzlaq) = Lancar, ujung atau tajam. Maksudnya ialah membunyikan atau melafafkan huruf dengan ringan dan lancar. Hurufnya ada 6 yaitu : فَرَّ مِنْ لُبٍّ


4. SIFAT-SIFAT HURUF YANG TIDAK BERLAWANAN.


1. تَوَسُّط (tawassuth) = Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf tertentu dengan cara antara ditahan dan dilepas (tengah tengah). Hurufnya adalah

ع م ل

2. لَيِّنٌ (layyin) = Lunak. Maksudnya ialah membunyikan atau melafafkan huruf dengan lunak, lemah dan lembut, ketika huruf itu mati dan jatuh sesudah harakat fathah. Hurufnya ada 2 yaitu : وْ _َ يْ _ = خَوْفٌ - سَوْفَ- كَيْفَ- اِلَيْكَ
3. اِنْحِرَافٌ (inhiraf) = Condong. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf condong ke ujung lidah dengan sedikit melenturkan (melengkungkan) lidah. Hurufnya ada 2 yaitu : ل ر


4. تَكْرِيْرٌ (takrir) = Mengulang-ulang. Maksudnya ialah membunyikan atau melafafkan huruf dengan lidah bergetar tidak lebih dari dua getaran. Apabila getarannya sampai tiga kali, maka tercelalah. Dan apabila sampai empat getaran, berarti huruf itu telah menjadi dua huruf. Hurufnya ada satu yaitu : ر


5.صَفِيْرٌ (shafir) = Siul atau seruit. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf dengan berdesir bagaikan suara seruling. Hurufnya ada tiga, yaitu : ص ز س


6. تَفَشِّيْ (tafasy-SYI) = Menyebar. Maksudnya ialah membunyikan atau melafadkan huruf dengan angin tersebar di seluruh bagian mulut. Hurufnya ada satu, yaitu : ش


7.قَلْقَلَةٌ (qalqalah) = Goncang. Maksudnya ialah membunyikan atau melafatkan huruf dengan concangan atau pantulan pada makhrajnya, sehingga terdengar pantulan suara yang kuat pada sa'at mati atau dimataikan karena berhenti (waqaf) Hurufnya ada lima, yaitu : قُطْبُ جَدٍ

Friday, September 21, 2018

Mengenal Ilmu Tajwid

   Hal yang penting dalam mepelajari membaca al-qur'an adalah Mempelajari Ilmu tajwid.pada tahapan awal dalam mempelajari ilmu tajwid kita harus mengenal terlebih dahulu Apa itu huruf Hijaiyah serta sudah bisa membaca rangkain tulisan hijaiyah dalam artian sudah lulus kitab (iqra').
    Hal yang paling mendasar dalam pembelajaran tajwid adalah Hukum nun mati, hukum mim mati , hukum Qolqolah.

Apa itu tajwid?
Ilmu tajwid adalah Ilmu yang mempelajari tata cara membaca Al Qur'an dengan baik dan benar dengan aturan aturan atau kaidah yang telah di tentukan oleh syariat islam .

    Menurut Ilmu Qiro'at tajwid juga mengandung arti Mengeluarkan huruf dari tempatnya dan memberikan hak hak pada huruf tsb

  Tajwīd (تجويد) secara harfiah mengandung makna melakukan sesuatu dengan baik dan indah atau bagus dan membaguskan, dalam bahasa arab, tajwid berasal dari fi'il madhi Jawwada (جوّد-يجوّد-تجويدا).
  
      Dapat disimpulkan bahwa ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari tentang cara mengeluarkan atau membunyikan Huruf hijaiyah. Para ulama Menyatakan bahwa hukum mempelajari Ilmu tajwid adalah Fardu Kifayah Sedangkan Mengamalkan ilmu tajwid sa'at Membaca Al Qur'an Adalah fardu 'ain.